
Hai kawan, Apa kabar kalian semua? Semoga saja baik, amin. Guys, kalian tahu kan belum lama ini Gunung Kelud bererupsi. Nah, biasanya erupsi dari gunung berapi disertai dengan abu vulkanik. Abu vulkanik dari letusan gunung berapi tak selalu terhirup ke dalam saluran pernapasan. Jika terhirup, seseorang bisa mengalami gangguan pernapasan. Menurut para Ahli Paru-paru di Rumah Sakit Persahabatan, abu tak semuanya masuk ke pernapasan. Hanya yang dibawah 10 mikron baru masuk ke saluran napas.
Berikut adalah beberapa fakta abu vulkanik yang berdampak pada kesehatan seseorang :
1. Ukuran
Jika ukuran abu diatas 10 mikron maka tak masuk ke saluran napas karena kebesaran. semenara jika ukurannya dibawah 5 mikron maka akan sampai ke alveloi (saluran napas bawah).
2. Konsentrasi
Lebih banyak abu yang terhirup maka dampaknya lebih besar. Begitu juga dengan konsentrasinya.
3. Lama
Lamanya orang itu terpapar abu vulkanik bisa membuat seseorang menghirup abu.
4. Komponen abu
Komponen abu ada yang sifatnya asam dan ada yang basa. Kalau yang asam bisa merusak jaringan.
5. Individu
Seseorang yang rentan bisa mengalami gangguan pernapasan. Orang yang rentan seperti orang tua, bayi, anak-anak, ibu hamil, dan orang yang memiliki penyakit paru. Dan orang yang rentan itu lebih beresiko.
Semoga dengan fakta-fakta tersebut kalian bisa lebih berhati-hati ketika harus berhadapan dengan abu vulkanik. Dan jangan lupa, ketika anda sedang berhadapan dengan abu vulkanik, jangan lupa untuk selalu memakai masker..
Sekian dulu ya.
Semoga bermanfaat, Amin..